Author: yadie
•20.20
Lama gak "nulis" kakuk juga rasanya..hehehe(padahal emang kaku dari dlu..)
Sekedar ingin bercerita, dan berbagi perasaan...hmmm
Pernah terpikir gak sich bwt kita untuk menikah dini (bwt yang masih "menjomlo")???
atau yang udah menikah, ketika anda menikah saat itu usia anda berapa?


Aku jadi teringat cerita dari sebuah novel yang menceritakan tentang kisah percintaan di jalur dakwah. Mungkin sedikit aneh terdengar, kenapa kisah percintaannya justru di jalur dakwah? dan bisa gak sich perempuan yang menyatakan ketertarikannya terhadap seorang laki-laki?

Terdengar agak tabu memang, seandainya ada perempuan yang menyatakan perasaannya terlebih dahulu kepada orang yang disukainya, tapi taukah anda dulu Siti Khadijah menyatakan
ketertarikannya kepada Nabi Muhammad, karena sifat-sifat beliau yang mulia.
Jadi, perlu keberanian dan keyakinan untuk memilih orang yang tepat untuk kita.
Selanjutnya menikah dini? sebetulnya banyak dilingkungan kita yang anak mudanya udah pada menikah, tapi menikah bukan karena kemauan sendiri, tapi karena "kecelakaan".
Yang terkena dampaknya adalah anak muda yang benar-benar siap untuk menikah (siap lahir batin dan materi tentunya), anggapan di masyarakat kita adalah orang yang menikah muda adalah karena "kecelakaan". Ini hal yang harus diluruskan, karena bukan tidak mungkin akan menimbulkan fitnah.

Menikah adalah separo dari agama, menikah juga melindungi kita dari dosa. Banyak ABG-ABG (wesh..tak bilang ABG aja) bermesraan dengan pasangannya masing-masing, tanpa berpikir bahwa pasanganya itu belum resmi untuknya (bukan muhrimnya..) yang akan mengakibatkan timbulnya dosa(zina). Bahkan bukan hal yang tabu lagi, ABG-ABG itu bermesraan ditempat umum, banyak faktor yang mempengaruhi mengapa bisa terjadi sampai segitu parahnya, diantaranya faktor keluarga. Jadi tak perlu heran setiap hari ada aja berita yang menyebutkan "bayi baru lahir ditemukan dipinggir jalan.."

Jadi, alangkah lebih baiknya bila kita sudah siap untuk menikah, maka segerakanlah untuk menikah, tidak perlu menunggu atau masih perlu untuk saling mengenal satu sama laen.
Allah telah menjamin rezeki orang yang menyegerakan menikah.
Selamat buat anda yang hendak melangsungkan pernikahan, semoga bisa jadi pernikahannya mendapat berkah dari Allah SWT, amien!!!
Author: yadie
•14.24
Tadi waktu dalam perjalanan ke kantor (kebetulan sekaligus nganter sodara ke skul barunya) aq ngeliat orang-orang pada aneh semua, terutama yang cewek, rambutnya di kepang-kepang segala...hehehe (duh yg sabar ya adek-adek)...ada lucunya juga sich, tapi itu awal buat kalian semua melewati hari-hari di sekolah di tingkat yang lebih tinggi lagi...
Banyak hal-hal baru yang akan kalian peroleh dari kegiatan yang namanya MOS or Ospek gitu...

Aq juga pernah ngerasain koq...gimana rasanya di hukum ma kakak tingkat...wuih..rasanya jengkel, campur dech...hahaha..lucu juga sich klo di ingat-ingat!!! bakal keliatan yang mana yang manja, yang mana yang mandiri....dan biasanya anak yang rada-rada manja itu yang lebih sering dapat "hadiah" dari kakak tingkatnya,,,,

Gak jarang orang tua jadi khawatir, takut anak-anaknya kenapa-kenapa....
Ya..wajar lah sebagai orang tua khawatir, tapi gak perlu berlebihan...panitia tw hal-hal yang harus dilakukan dan yang tidak harus dilakukan..

Trz, bwt kita yang udah pernah ngerasain MOS maupun OSPEK, klo disuruh milih yang lebih "nyiksa" yang mana???
Klo menurut aq OSPEK lebih "nyiksa" (dalam tanda kutip),,,,rame banget waktu OSPEK, fisik dan mental kita sangat di uji (duh bingung milih kata yg tepat..he5)...
Bwt yang gak terbiasa kerja sama dalam sebuah tim, maka dia akan mendapatkan "hasilnya" besoknya..hehehe (duh mengerikan??gak juga...)

Inti dari semua kegiatan itu adalah membentuk mental kita dalam menjalani hidup ke depan, supaya kita gak jadi menusia yang sia-sia dalam menjalani hidup. Satu yang bisa aq petik dari semua itu, bahwa kerja secara individu lebih susah dari pada kerja secara kelompok.
Maka betul apabila ada ungkapan "Ringan sama dijinjing, berat sama di pikul" (betul gak sich...??)

Tapi ada satu kalimat yang sekarang yang sering saya dengar, "Apabila anda ingin menyelamatkan orang lain, maka selamatkanlah diri anda terlebih dahulu"
Artinya, dalam kelompok kita tidak bisa mengharapkan orang lain membantu kita, kita harus berusaha untuk "menyelamatkan" tugas kita terlebih dahulu baru membantu menyelesaikan tugas orang lain.
Kerja kelompok bukan berarti pekerjaan kita dikerjakan oleh orang lain....

Selamat bwt kalian yang telah dterima di sekolah "impiannya", belajar dengan sungguh dan jangan pernah lupa untuk selalu berdoa setiap kali memulai kegiatan...
perjalanan kita masih panjang, dan jangan sia-siakan kepercayaan yang telah diberikan orang tua kalian.....

Author: yadie
•16.39

Setelah lama tidak "menelurkan" tulisan sekarang akhirnya bisa lagi..hehehe...
just for sharing bwt temen-temen semua, mw cerita nich..hmmm
Kebetulan didekat kantor ada masjid, jadi seitap sholat dzuhur, Ashar, (sekalian magrib dan isya juga klo mpe malam di kantor), setiap masuk masjid selalu ada orang (maaf) yg punya kekurangan di kakinya.

Saya selalu berpikir!!Orang seperti bapak itu selalu bisa melaksanakan kewajibannya sebagai seorang Muslim yaitu sholat lima waktu, di masjid pula. "Sholat berjamaah di masjid lebih baek dari pada sholat berjamaah di rumah" begitulah yang sering saya dengar dan saya baca...hmm
sedangkan kita???kita yang diberi "kesempurnaan", malah menyia-nyiakan "kelebihan" yang kita miliki, kita tidak pernah tergugah hatinya setiap kali mendengarkan kumandang adzan di masjid, mushola, kadang kita mengulur-ngulur waktu buat sholat dengan berbagai alasan, bahkan kita "pura-pura" lupa untuk sholat.
Mari teman-teman sekalian, mulai dari sekarang laksanakan apa yang sudah menjadi kewajiban kita. Tidakkah sia-sia perjuangan Nabi Muhammad SAW meminta kepada Allah SWT agar jumlah rakaat sholat kita dikurangi menjadi 17 rakaat saja dalam 5 waktu!!
Cuma sekedar berbagi cerita, semoga kita semua menjadi sadar akan betapa nikmatnya karunia yang telah diberikan Allah SWT kepada kita...